Steam Controller Baru Meluncur, Harga 99 Dolar AS Jadi Sorotan Gamer Valve kembali menarik perhatian pasar gim PC setelah memastikan Steam Controller generasi terbaru akan dijual mulai 4 Mei 2026 pukul 10.00 waktu Pasifik. Perangkat ini hadir dengan harga 99 dolar AS untuk pasar Amerika Serikat, 149 dolar Kanada, 149 dolar Australia, 85 pound sterling di Inggris, dan 99 euro di Uni Eropa. Bagi pasar Indonesia, harga rupiah resmi belum diumumkan secara luas, sehingga calon pembeli lokal masih perlu menunggu ketersediaan resmi di wilayah masing masing.
Valve Membawa Kembali Nama Besar Steam Controller
Steam Controller bukan nama baru bagi pemain gim PC. Valve pernah merilis controller pertamanya pada 2015, tetapi perangkat itu punya desain yang cukup unik dan tidak selalu cocok untuk semua pemain. Kini, generasi barunya hadir dengan pendekatan yang lebih matang, tetap membawa ciri khas Steam, tetapi dibuat lebih dekat dengan bentuk gamepad modern yang sudah akrab di tangan gamer.
Hadir Lebih Dekat dengan Steam Deck
Steam Controller baru terasa seperti upaya Valve memindahkan pengalaman Steam Deck ke ruang bermain yang lebih luas. Pengguna yang terbiasa dengan Steam Deck akan menemukan sejumlah elemen yang terasa familier, mulai dari trackpad, tombol Steam, tombol akses cepat, sampai dukungan pengaturan lewat Steam Input.
Perangkat ini tidak hanya dirancang untuk satu jenis gim. Valve ingin controller tersebut mampu menangani gim yang sejak awal dibuat untuk gamepad, sekaligus gim PC yang lebih nyaman dimainkan dengan mouse dan keyboard. Karena itu, keberadaan trackpad menjadi salah satu pembeda utama dibanding controller biasa.
Dijual Terpisah dari Steam Machine
Peluncuran Steam Controller baru berjalan lebih dulu dari Steam Machine. Valve sebelumnya memperkenalkan rangkaian perangkat baru, termasuk Steam Machine dan Steam Frame, tetapi jadwal perangkat lain tersebut masih belum menyusul controller ini. The Verge melaporkan bahwa Steam Controller dilepas tanpa harus menunggu Steam Machine, sementara Valve menyebut pihaknya masih mengerjakan perangkat lain dan akan memberikan kabar berikutnya kemudian.
Langkah ini membuat Steam Controller bisa langsung dipakai oleh pengguna PC, Steam Deck, maupun perangkat lain yang menjalankan Steam. Artinya, pembeli tidak wajib memiliki Steam Machine untuk menikmati perangkat ini.
Harga Steam Controller Baru
Harga menjadi salah satu bagian yang paling banyak dibicarakan. Dengan banderol 99 dolar AS, Steam Controller baru berada di atas controller standar, tetapi masih lebih murah dibanding controller kelas premium yang biasa menyasar pemain kompetitif.
Banderol Global yang Sudah Diumumkan
Untuk pasar Amerika Serikat, harga Steam Controller baru dipatok 99 dolar AS. Di wilayah lain, harganya disebut 149 dolar Kanada, 149 dolar Australia, 85 pound sterling, dan 99 euro. Harga ini menunjukkan Valve menempatkan Steam Controller di kelas menengah atas, bukan sebagai aksesori murah untuk pemain kasual.
Jika dibandingkan dengan controller PC standar, harga tersebut memang terasa lebih tinggi. Namun, Steam Controller baru membawa beberapa fitur tambahan seperti trackpad ganda, thumbstick magnetik TMR, gyro, haptic feedback, empat tombol belakang, dan perangkat Steam Controller Puck untuk koneksi nirkabel serta pengisian daya.
Harga Rupiah Masih Perlu Menunggu
Untuk pembeli di Indonesia, angka resmi dalam rupiah belum tersedia secara jelas dari kanal global yang dibuka Valve. Jika nantinya masuk melalui jalur resmi atau distributor regional, harga bisa berubah karena pajak, biaya logistik, kurs, garansi, dan kebijakan toko.
Calon pembeli sebaiknya tidak hanya mengacu pada konversi kasar dari dolar AS. Produk perangkat keras gim sering kali memiliki harga akhir berbeda ketika masuk ke pasar lokal. Perbedaan itu bisa muncul karena stok terbatas, ongkos kirim, dan model penjualan yang digunakan Valve maupun mitra distribusinya.
Desain yang Lebih Mudah Diterima Pemain
Salah satu kritik terhadap Steam Controller generasi pertama adalah bentuk dan cara pakainya yang tidak langsung terasa nyaman bagi sebagian pemain. Valve tampaknya belajar dari pengalaman tersebut. Steam Controller baru dibuat lebih mirip gamepad modern, tetapi tetap mempertahankan identitas Steam melalui trackpad dan pengaturan input yang sangat fleksibel.
Dua Thumbstick Magnetik TMR
Steam Controller baru memakai dua thumbstick magnetik dengan teknologi TMR. Teknologi ini menjadi perhatian karena dirancang untuk menjaga respons dan mengurangi risiko masalah drift yang sering dikeluhkan pada controller analog biasa. Thumbstick ini juga memiliki dukungan sentuh kapasitif untuk membantu pengendalian berbasis gerak.
Bagi gamer PC, thumbstick yang lebih tahan lama menjadi nilai penting. Banyak pemain memakai controller untuk gim aksi, balap, olahraga, hingga petualangan dalam waktu panjang. Jika kualitas stick lebih awet, biaya perawatan dan risiko mengganti perangkat bisa berkurang.
Trackpad Ganda untuk Gim PC
Dua trackpad berbentuk persegi menjadi bagian yang membedakan Steam Controller dari controller Xbox, PlayStation, maupun sebagian besar controller pihak ketiga. Trackpad ini dibuat untuk membantu pemain mengendalikan pointer, kamera, inventori, atau menu yang biasanya lebih nyaman memakai mouse.
Fitur ini sangat berguna untuk gim strategi, simulasi, manajemen, RPG lawas, dan banyak judul PC yang tidak selalu memiliki dukungan controller sempurna. Dengan trackpad, pemain bisa tetap duduk santai di sofa tanpa harus selalu memakai mouse.
Steam Controller Puck Jadi Aksesori Penting
Valve juga menyertakan Steam Controller Puck sebagai bagian dari pengalaman penggunaan. Perangkat kecil ini bekerja sebagai pemancar nirkabel, tempat koneksi, sekaligus dudukan pengisian daya magnetik.
Koneksi Nirkabel yang Lebih Stabil
Steam Controller Puck memakai koneksi 2,4 GHz untuk memberi hubungan yang lebih stabil dibanding Bluetooth biasa. Saiga NAK mencatat perangkat ini memiliki latensi ujung ke ujung sekitar 8 milidetik dan polling rate 4 milidetik pada pengukuran jarak 5 meter. Satu puck juga disebut dapat menghubungkan sampai empat Steam Controller.
Bagi pemain gim cepat, koneksi stabil sangat penting. Keterlambatan input kecil saja bisa terasa saat bermain gim aksi, tembak menembak, fighting, atau balapan. Karena itu, keberadaan puck memberi nilai tambah dibanding controller yang hanya mengandalkan Bluetooth.
Bisa Tetap Memakai USB C dan Bluetooth
Selain memakai puck, Steam Controller baru juga bisa digunakan melalui kabel USB C dan Bluetooth. TechRadar mencatat perangkat ini mendukung Steam Controller Puck, USB, dan Bluetooth sebagai opsi koneksi.
Pilihan koneksi seperti ini membuat pengguna lebih leluasa. Saat baterai hampir habis, pemain dapat menyambungkan kabel. Saat ingin memakai perangkat di luar PC utama, Bluetooth tetap tersedia, meski pengalaman terbaik kemungkinan tetap melalui puck atau Steam.
Baterai dan Bobot yang Dibuat untuk Sesi Panjang
Valve tampak menargetkan kenyamanan pemakaian lama. Steam Controller baru disebut memiliki baterai 8,39 Wh dengan klaim daya tahan lebih dari 35 jam permainan. Bobot controllernya sekitar 292 gram, sementara puck sekitar 16 gram.
Daya Tahan yang Cocok untuk Pengguna Harian
Daya tahan lebih dari 35 jam membuat controller ini cukup menarik bagi pemain yang tidak ingin sering mengisi daya. Untuk pemakaian harian beberapa jam, baterai bisa bertahan beberapa hari sebelum perlu diisi kembali.
Sistem pengisian lewat puck magnetik juga memudahkan pengguna. Setelah bermain, controller bisa langsung ditempelkan ke puck agar siap dipakai lagi pada sesi berikutnya. Cara seperti ini mengurangi kebiasaan lupa mengisi daya.
Ringan untuk Ukuran Gamepad Modern
Bobot 292 gram berada di kisaran yang masih nyaman untuk gamepad modern. Controller yang terlalu berat bisa membuat tangan cepat lelah, terutama saat bermain gim panjang. Sementara itu, controller yang terlalu ringan kadang terasa kurang kokoh.
Steam Controller baru mencoba berada di tengah. Ia membawa banyak fitur, tetapi tetap dijaga agar tidak terasa seperti perangkat besar yang melelahkan.
Fitur Gyro dan Tombol Belakang
Steam Controller baru juga dibekali gyro serta empat tombol grip yang dapat dipetakan ulang. Kombinasi ini membuat pemain bisa membuat skema kendali yang lebih personal sesuai genre gim.
Gyro untuk Bidikan Lebih Presisi
Gyro memungkinkan pemain menggerakkan controller untuk mengatur bidikan atau kamera. Fitur ini tidak selalu dipakai semua orang, tetapi mulai banyak disukai di gim tembak menembak dan gim aksi karena memberi koreksi halus setelah pemain menggerakkan analog.
Valve juga menyiapkan grip sensor yang dapat mengaktifkan atau menonaktifkan gyro ketika tombol tertentu digenggam. Saiga NAK mencatat fitur ini bisa dipetakan seperti tombol lain, sehingga pemain dapat menyesuaikannya dengan kebiasaan bermain.
Empat Tombol Belakang untuk Aksi Tambahan
Empat tombol di bagian belakang controller memberi ruang input ekstra. Pemain bisa memindahkan aksi seperti lompat, jongkok, reload, sprint, atau membuka menu tanpa harus melepas ibu jari dari thumbstick.
Dalam gim yang menuntut reaksi cepat, tombol belakang bisa membuat kontrol lebih efisien. Fitur ini biasanya ditemukan di controller kelas lebih mahal, sehingga kehadirannya di Steam Controller baru membuat harga 99 dolar AS terasa lebih masuk akal bagi sebagian pengguna.
Cocok untuk PC, Steam Deck, dan Perangkat Mobile
Steam Controller baru tidak dikunci untuk Steam Machine. Perangkat ini ditujukan untuk berbagai perangkat yang menjalankan Steam, termasuk PC, laptop, Steam Deck, serta perangkat mobile tertentu. TechRadar juga mencatat kompatibilitas dengan PC, Mac, iOS, dan Android.
Kuat untuk Ekosistem Steam
Kelebihan terbesar controller ini ada pada integrasi dengan Steam. Steam Input memungkinkan pemain mengatur tombol, trackpad, gyro, dan profil kendali untuk banyak gim. Profil juga dapat disesuaikan dan dibagikan.
Bagi pengguna Steam Deck, Steam Controller baru terasa masuk akal karena tata letaknya membawa banyak elemen yang sudah dikenal. Pemain yang biasa menggunakan Steam Deck lalu ingin bermain di layar TV dapat mempertahankan kebiasaan kontrol yang mirip.
Tetap Bisa untuk Gim di Luar Steam
TechRadar menyebut Steam Controller baru tetap bisa dipakai untuk gim yang dibeli di luar Steam, meski pengalaman terbaik diperoleh dengan menambahkan gim non Steam ke Steam. Jika tidak, perangkat dapat bekerja lebih seperti gamepad umum.
Ini penting bagi pemain PC yang memiliki pustaka gim dari berbagai toko digital. Mereka tidak selalu membeli semua gim di Steam. Walau begitu, fitur paling lengkap tetap kemungkinan besar terasa saat bermain melalui Steam.
Kenapa Peluncuran Ini Menarik bagi Gamer Indonesia
Bagi gamer Indonesia, Steam Controller baru bisa menjadi pilihan menarik jika tersedia resmi dengan harga wajar. Banyak pemain PC lokal memakai controller Xbox, DualSense, 8BitDo, maupun merek lain untuk bermain di laptop dan PC rakitan.
Harga Akan Menjadi Pertimbangan Utama
Jika harga akhirnya mendekati kisaran controller premium, pembeli Indonesia akan membandingkannya dengan pilihan yang sudah ada. Controller Xbox populer karena dukungan luas di Windows. DualSense menarik karena desain nyaman dan fitur haptic di gim tertentu. Merek seperti 8BitDo juga kuat karena harga lebih terjangkau.
Steam Controller harus menawarkan alasan kuat. Trackpad, Steam Input, gyro, tombol belakang, dan puck menjadi nilai jual yang perlu benar benar terasa dalam pemakaian harian. Untuk pemain yang sebagian besar bermain gim Steam, perangkat ini punya daya tarik lebih besar dibanding pengguna yang hanya bermain gim kasual.
Tidak Semua Pemain Membutuhkan Fitur Lengkap
Steam Controller baru bukan perangkat yang wajib dibeli semua gamer. Pemain yang hanya memainkan gim olahraga, balap, atau aksi sederhana mungkin sudah cukup dengan controller standar. Namun, pemain yang sering mengutak atik profil kendali, bermain gim PC lawas, atau ingin pengalaman Steam Deck di layar besar bisa lebih mudah melihat manfaatnya.
Karena itu, Steam Controller baru paling cocok untuk pengguna yang ingin kendali lebih luas. Ia bukan sekadar alat untuk menekan tombol, tetapi perangkat yang dirancang agar gim PC yang rumit tetap bisa dimainkan nyaman dari sofa.
Spesifikasi Penting yang Perlu Diketahui
Steam Controller baru membawa ABXY, D pad, trigger analog kiri dan kanan, bumper kiri dan kanan, tombol View dan Menu, tombol Steam, tombol akses cepat, serta empat tombol grip yang dapat dipetakan ulang. Perangkat ini juga memiliki dua trackpad haptic, empat motor haptic, koneksi Steam Controller Puck, USB C, Bluetooth, dan baterai lebih dari 35 jam.
Perangkat dengan Banyak Cara Pakai
Fitur yang banyak membuat Steam Controller baru terlihat seperti controller untuk pemain yang suka mengatur pengalaman bermain secara rinci. Trackpad dapat dipakai untuk pointer. Gyro dapat membantu bidikan. Tombol belakang dapat memindahkan aksi penting. Puck memberi koneksi lebih stabil. USB C memberi opsi kabel saat dibutuhkan.
Kombinasi tersebut membuatnya berbeda dari gamepad biasa. Valve tampaknya ingin mengulang ide lama Steam Controller, tetapi dengan desain yang lebih ramah untuk pasar luas.
Persaingan di Kelas Controller Menengah Atas
TechRadar menilai harga Steam Controller baru berada di tengah, lebih mahal dari controller biasa, tetapi lebih murah dibanding beberapa controller kelas pro seperti Razer Wolverine V3 Pro dan Xbox Elite Wireless Controller Series 2.
Posisi ini cukup menarik. Valve tidak mengejar pasar controller termurah. Perusahaan itu tampak menyasar pemain PC yang ingin perangkat lebih lengkap, tetapi tidak ingin membayar harga controller ultra premium.
Hal yang Perlu Dipantau Calon Pembeli
Sebelum membeli, calon pengguna perlu memeriksa tiga hal penting, yaitu ketersediaan resmi di wilayahnya, dukungan garansi, dan kebutuhan pribadi dalam bermain gim. Jangan membeli hanya karena perangkat ini sedang ramai dibicarakan.
Ketersediaan dan Garansi Lokal
Karena Valve menjual banyak perangkatnya melalui Steam dan mitra tertentu, tidak semua wilayah mendapat akses yang sama. Pembeli Indonesia perlu memastikan apakah pembelian bisa dilakukan langsung, melalui distributor resmi, atau hanya melalui penjual impor.
Garansi juga penting. Controller dengan fitur haptic, trackpad, thumbstick magnetik, dan baterai internal tetap membutuhkan perlindungan layanan. Jika membeli dari penjual tidak resmi, proses klaim bisa lebih rumit.
Kebutuhan Bermain Harus Jadi Patokan
Steam Controller baru paling menarik bagi pemain yang sering menggunakan Steam, menyukai pengaturan tombol, dan ingin kendali yang lebih fleksibel. Jika pengguna hanya butuh controller sederhana, pilihan lain yang lebih murah masih bisa lebih masuk akal.
Namun bagi gamer PC yang ingin satu perangkat untuk Steam Deck, PC, laptop, dan gim PC yang biasanya sulit dimainkan dengan gamepad biasa, Steam Controller baru punya posisi yang cukup kuat. Harga 99 dolar AS memang bukan angka kecil, tetapi fitur yang dibawa membuat perangkat ini menjadi salah satu aksesori gim paling menarik dari Valve pada 2026.
